6 Hal yang Perlu Kamu Tahu Dibalik Berdirinya Tembok Besar Cina,Tahu?



Dinding Cina yang hebat atau Tembok Besar Cina ialah salah satu tujuan favorit banyak wisatawan, baik turis lokal maupun asing yang mengunjungi negara tirai bambu. Di Indonesia saja, Tembok Big China telah lama populer.

Tidak hanya karena ini merupakan salah satu tujuan paling favorit banyak orang saat berlibur ke Cina, tetapi karna namanya yang sering sekali muncul dalam buku sejarah sebagai salah satu dari tujuh keajaiban. Tapi kamu tahu tidak dibalik kemegahan dan ke indahnnya,ada hal yang perlu diketahui dibelakangnya. Apa saja itu? Yuk kita Telusuri..

1. Lebih Panjang dari Sungai Nill

Fakta Pertama,Salah satu alasan kenapa tembok ini sangat penting, bukan cuma karna sejarahnya yang penuh lika liku,tetapi karna panjangnya. Tidak setengah hati,ketinggian bisa mencapai 6 meter, dinding Cina besar mempunyai panjang sekitar 21.196 km.

Yang lebih wow lagi,dengan ukuran sepanjang ini, dinding Cina besar bahkan bisa lebih panjang dari tiga sungai terpanjang di dunia loh seperti, Sungai Nil, Sungai Amazon, dan Sungai Yangtze digunakan sebagai satu.

2. Membutuhkan Setidaknya 1800 Tahun Untuk Membuatnya

21.196 Km membentang dan menyeberang 9 provinsi, dinding Cina besar sebenarnya ialah sekelompok dinding yang terhubung dengan satu. Pembangunan Tembok Besar Tiongkok dimulai di  era Dinasti Zhou Barat pada 1046 hingga 771 SM. Setelah kuasa Dinasti Zhou Barat berakhir, Dinasti Qin kemudian menghubungkan semua dinding menjadi satu.

Pengembangan dimulai dari 259 hingga 210 SM,dan pengembangan dilanjutkan oleh Dinasti Han memakai bahan berkualitas baik dengan tujuan membela negara. Pembangunan tembok Cina baru benar-benar dilakukan secara serius ketika Dinasti Ming berkuasa dari 1368 hingga 1644.

Akhirnya,mereka berhasil membangun dinding 5.500 mil serta merawat dinding yang dibangun di atas dinasti sebelumnya sehingga kita bisa melihatnya hari ini.

3. Kenakan Tepung Beras

Yap, Anda tak salah lihat,Tembok Besar Tiongkok dibangun menggunakan tepung beras sebagai salah satu bahan utamanya. Tentu saja tak semua bagian dari Tembok Besar Tiongkok dibangun menggunakan tepung beras, tetapi dinding dibangun selama dinasti Qin.

Selama masa pemerintahan Kaisar Qin Shi Huang pada 220-206 SM, ia menggunakan tepung beras lengket sebagai pengganti semen. Sementara batu-batu itu sendiri berasal dari campuran tanah, batu dan kayu.

4. Memakan 400 Ribu Nyawa

Bangun sekelompok dinding dan hubungkan ke satu bukanlah salah satu hal yang mudah. Selain memakan waktu lama, mereka juga membutuhkan banyak pekerja. Diperkirakan ada sekitar 1 juta pekerja yang berpartisipasi dalam pembangunan dinding Cina, kebanyakan dari mereka adalah prajurit, dan petani.

Selama era Dinasti Qin, para tahanan dan tahanan perang juga dipekerjakan secara paksa dalam proyek pembangunan. Untuk membedakan tahanan dengan pekerja asli, petugas mencukur rambut tahanan, dan menghitamkan wajah mereka.

Tak cukup sampai ke sana, beberapa bagian tubuh tahanan juga diikat dengan rantai untuk memastikan mereka tidak melarikan diri ke mana-mana. Dan sama seperti pembangunan bangunan besar lainnya di masa lalu, pembangunan Tembok Besar Tiongkok juga menelan setidaknya 400 ribu fatalitas yang meninggal saat bekerja.

5. Tak dapat dilihat dari Bulan

Salah satu mitos populer yang beredar di sekitar Tembok Big China adalah bahwa bangunan ini terlihat dari luar angkasa, bahkan dari bulan. Nah, untuk sebuah bangunan bersejarah, Tembok Besar Cina luar biasa. Sayangnya, kebanggaan komunitas Cina tidak terlihat dari luar angkasa, terutama dari bulan.

Salah satu alasannya karna bangunan ini cenderung berbaur dengan lanskap di sekitarnya. Ditambah dengan jarak antara permukaan bumi dengan statistik ruang yang sangat jauh, membuat dinding Cina yang besar tidak dapat dilihat dari luar angkasa.

6. Nama Sebenarnya Bukanlah Tembok Besar Cina

Kamu paati tahu kalau bangunan ini sebagai Tembok Besar Tiongkok yang jika diartikan berarti Tembok Besar Cina. Sementara beberapa negara Barat menyebutnya dinding Cina alias dinding Cina. Tetapi di Cina sendiri, orang benar-benar memiliki nama lain.
LihatTutupKomentar